Pengukuran Gabah di Titik Kamp. Bunder, Kec. Widasari, Kab. Indramayu Dengan kualitas gabah yang relatif rendah (KA 15%, Butir Hampa 4%) harga Gabah Kering Panen di Kamp. Bunder, Kec. Widasari, Kab. Indramayu, Prov. Jawa
Penurunan produktifitas padi akibat serangan hama penyakit, Kamp. Bunder, Desa. Widasari, Kab. Indramayu, Jawa Barat. Faktor cuaca yang mengakibatkan intensitas serangan hama penyakit meningkat berdampak terhadap penurunan kualitas gabah, dan penurunan produksi di areal
Penurunan Produktivitas Tanaman Padi di Desa Lemahabang, Kec. Lemahabang, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat Produksi padi di tahun 2016 dan 2017 diwarnai dengan berbagai gangguan produksi yang mengakibatkan penurunan produktivitas menjadi berkisar antara 3-5
Event : FDP 21: Efektifitas dan Aspek Legal Intervensi Harga Daging (Sapi) Harian : Republika Judul : Daging Sapi Diprediksi Lebih Mahal Terbit : 14-06-2017 Halaman : 13
Event : FDP 21: Efektifitas dan Aspek Legal Intervensi Harga Daging (Sapi) Harian : Bisnis Indonesia Judul : Peternak Lokal Tertekan Terbit : 14-06-2017 Halaman : 31
Event : FDP 21: Efektifitas dan Aspek Legal Intervensi Harga Daging (Sapi) Harian : Kompas Judul : Intervensi Belum Efektif Terbit : 14-06-2017 Halaman : 18
Kumparan.com – Para peternak sapi lokal menilai pemerintah selalu mengambil solusi jangka pendek untuk menangani lonjakan harga daging sapi di pasar. Impor daging yang diklaim untuk stabilisasi harga, dianggap pukulan bagi para peternak. Sekjen
JITUNEWS.COM, JAKARTA – Dosen Fakultas Peternakan UNPAD, Rochadi Tawaf, mengatakan bahwa kebijakan ratio impor yang saat ini diterapkan oleh pemerintah sangat memberatkan para importir. “Kebijakan ratio impor yang saat ini sedang dicanangkan oleh pemerintah sifatnya memaksa
JITUNEWS.COM, JAKARTA – Hingga saat ini pemerintah terus mengupayakan sejumlah langkah strategis guna menekan harga daging di pasar. Salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan membuka keran impor daging. Dosen Fakultas Peternakan
JITUNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Komunitas Sapi Indonesia (KSI), Budiyono menilai bahwa langkah pemerintah menjaga ketersediaan daging di tanah air dengan melakukan langkah impor harus tunduk pada UU peternakan dan kesehatan hewan. “Yang dilakukan pemerintah