(Video) Jagung Komponen Penentu Budidaya Unggas

by April 23, 2021
F D P Video 0   14 views 0

FDP 55 PATAKA Online

Focus Group Disscussion: “HARGA JAGUNG MELAMBUNG”

Waktu:
Selasa, 20 April 2021

Plt. Direktur Pakan Ditjen PKH, Makmun menyampaikan kebutuhan jagung untuk industri pakan dapat dilihat dari pola konsumsi dimana partisipasinya mencapai 57,78% di tahun 2020.

Peningkatan daging unggas patut diapresiasi, karena lebih tinggi daripada sumber protein hewani seperti telur susu. Maka kesulitan mendapatkan bahan jagung untuk pakan dalam unggas harus dicarikan solusinya.

Makmun menerangkan, dari segi produksi daging ayam ras naik dari 200 ton menjadi 3,4 juta ton dengan populasi ayam mencapai 30 miliar ayam dalam 30 tahun terakhir. Maka pergeseran ini harus dilihat dalam rangka mendukung industri yang terus berkembang dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Adapun struktur ongkos paling besar dalam industri pakan ternak adalah 66,22% yang berbeda dengan komoditas ternak sapi perah hanya 61,90% dan ternak lainnya 55,70%. Jadi perunggasan berkontribusi besar, jika bahan pakan seperti jagung terkendala jangan jadi masalah.

Makmun mengklaim, umumnya formulasi jagung 40% namun formulasi meningkat sebesar 52% (2020) dalam pakan unggas karena dari sisi produksi jagung lokal surplus. Jadi komposisi sekitar 65% bahan baku pakan di support dari dalam negeri, sedangkan 35% masih diimpor yaitu Soybean Meal (SBM), Corn Gluten Meal (CGM), Meat and Bone Meal (MBM), premix dan bahan impor lain.

Dengan adanya peningkatan penanaman kedelai, Makmun berharap tidak mensubstitusi lahan tanam jagung karena berpengaruh terhadap lahan jagung. Karena lahan jagung juga harus penambahan areal lahan baru. Jika mensubstitusi maka lahan berkurang. Maka harus menjadi pandangan kritis kita terutama di tahun 2022.

Makmun menyampaikan ada penambahan satu pabrik pakan di Sumatera di tahun 2020, sebanyak 16 pabrik pakan baru berada di Jawa. Kapasitas terpasang seluruh industri 20 juta ton (2019), naik 7 juta ton (2020), artinya industri pakan sudah menyiapkan penambahan gudang lebih besar.

Kemudian kapasitas Silo bertambah dari 1,4 juta ton menjadi 1,7 juta ton. Kapasitas dryer dari 32 ribu ton per hari menjadi 35,72 ribu ton tersebar di seluruh Indonesia. “Ini menjadi suatu hal yang luar biasa yang harus di support satu sama lain,” ajaknya.

Download materi presentasi.

JagungMahal #ImporJagung #HargaPakanNaik

Related Images: