Dalam rangka untuk meningkatkan efisiensi perusahaan agar berdaya saing tinggi, konglomerasi lahir dari industri ini melalui pengembangan integrasi vertikal. Perusahaan integrator vertikal memiliki usaha pembibitan, usaha pembiakan, usaha penggemukan, dan usaha pakan di sektor hulu, serta memiliki usaha processing untuk produk olahan dan pemasarannya di sektor hilirnya. Dengan kepemilikan usaha yang sangat lengkap ini, kerugian di satu usaha yang terintegrasi dapat ditutupi oleh keuntungan di usaha lainnya yang juga terintegrasi.