Telegraf, Bogor – Dalam upaya memperkecil rantai pasok sapi dan meningkatkan ketrampilan serta wawasan dalam membudidayakan sapi limosin, Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (PATAKA) gandeng universitas Trisakti meresmikan sarana pendidikan vokasional secara invormal
BOGOR, kabarbisnis.com: Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto menegaskan sektor sub peternakan merupakan bagian integral dari swasembada pangan. “Saya kira kalau berbicara kedaulatan pangan tanpa swasembada peternakan itu omong kosong,”
BOGOR, kabarbisnis.com: Universitas Trisakti dan Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (PATAKA) berkolaborasi mendirikan Program Sapi Oentoek Rakyat (AKSARA) Alexis Farm.Lokasi kampus di Kampung Nagrak, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor seluas 123
SHNet, Bogor- Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (PATAKA) bekerjasama dengan Universitas Trisakti meluncurkan program Akademi Sapi Oentoek Rakjat (AKSARA), di Kampus AKSARA Alexis Farm, Kebun Trisakti Nagrak , Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Bogor,
Kondisi peternak sapi potong kini tengah dilematis. Dengan skala kepemilikan sapi relatif sedikit, sulit untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Bahkan kini, peternak terhimpit dengan impor daging beku, baik sapi dan kerbau yang boleh masuk
Usaha peternakan, khususnya sapi potong di kalangan peternak rakyat selama ini cenderung sebatas ‘simpanan’, bukan kegiatan bisnis yang menjadi ladang penghasilan. Cara budidayanya pun sangat tradisional, sehingga perkembangan usaha ternak sapi potong rakyat cenderung
Isu yang terus menjadi polemik disetiap diskusi PATAKA, data. Segera bergabung dengan peserta yang lain, daftarkan diri anda melalui Vinda. Dapat melalui telepon di 021-22997756 atau via WhatsApp di 0813 8036 1066. Menghadirkan narasumber
Merujuk Data Perdagangan Luar Negeri Impor oleh BPS, sejak September 2016 – Februari 2017, Pemerintah Indonesia telah mengimpor daging kerbau beku asal India sebanyak 58 ribu ton, dengan nilai sekitar 2,7 triliun rupiah. Kebijakan
Lokakarya REVIEW KEBIJAKAN STABILISASI PANGAN (BERAS) 2017: Sinkronisasi Program BPNT dan Ketahanan Pangan Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian IPB (KSKP-IPB) dengan Pusat Kajian Pertanian Pangan & Advokasi (PATAKA) Tujuan diselenggarakannya lokakarya ini adalah: Untuk
Lokakarya REVIEW KEBIJAKAN STABILISASI PANGAN (BERAS) 2017: Sinkronisasi Program BPNT dan Ketahanan Pangan Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian IPB (KSKP-IPB) dengan Pusat Kajian Pertanian Pangan & Advokasi (PATAKA) Tujuan diselenggarakannya lokakarya ini adalah: Untuk